“Jangan pernah malu meminta sesuatu sama Allah. Dia Pemilik Segalanya, jadi kalau butuh sesuatu minta ke Dia saja”
Kalimat itu masih teringat jelas di telingaku. Kata-kata yang aku dapatkan saat CEO Green Leaf, tempat aku belajar menjadi seorang fasilitator kelas bisnis, datang ke Surabaya. Saat itu beliau menceritakan pengalaman seseorang yang mendapatkan uang sepuluh juta dari Allah.
“Mintalah dengan detail, mintalah dengan detail. Kalau anda malas untuk meminta bagaimana mungkin Allah mau ngasih dan kalau anda malu untuk meminta berarti anda kurang dekat dengan Allah, maka dekati Allah” begitu pesan CEO yang low profile itu.
Berdoa, ya tentu saja kita melakukannya, paling tidak seusai sholat fardhu lima waktu kita pasti berdoa, entah itu hanya satu atau dua menit, entah itu doa yang muncul dari dalam hati kita sendiri atau hanya sebuah kebiasaan saja, yang jelas kita sudah sering berdoa. Namun saya, yang sudah sering berdoa, setelah kembali saya putar ulang rekaman video saya, belum pernah rasanya meminta hal-hal yang bersifat kebendaan. Paling banter yang berkaitan dengan itu saya berdoa biar dimudahkan dan diluaskan rezeki. Sementara doa yang lain biasanya lebih ke arah kejiwaan, seperti mohon ampunan, dimudahkan dalam mengerjakan ujian, diberikan kesabaran dan beberapa hal semacamnya disamping tentu saja doa untuk kedua orang tua, doa yang wajib dipanjatkan setiap makhluk yang bernama manusia, menurut hemat saya. Ngomong-ngomong soal berdoa, sekarang sudah masuk shubuh, jadi saya mau sholat shubuh dulu plus berdoa tentu saja, Insya Allah.
“I’m backkkkkkkk” hehehe, kata itu biasa saya lontarkan tiap kali saya bekerja di depan computer. Kembali lagi masalah berdoa dengan detail. Sangat masuk di akal apa yang telah dinasehatkan CEO Green Leaf tersebut. Allah Pemilik segalanya, pasti mudah sekali bagi Allah untuk memberikan apa yang diminta hamba-Nya. Saat itu juga aku memulai ‘usaha’ku untuk berdoa dengan detail pada Sang Penguasa Jagad Raya beserta isinya. Peningkatan kualitas dan kuantitas ibadah tentu menjadi hal pendukung yang sangat utama dikabulkannya sebuah doa. Seperti apa yang dipesankan di kelas kemarin, jika anda tak mampu untuk meminta (berdoa) berarti anda tidak dekat dengan Allah. Jika memang benar demikian, maka satu-satunya jalan adalah dekatilah Allah. Tentu saja mendekati disini dilakukan dengan cara peningkatan kuantitas dan kualitas ibadah dimana kita bias ‘berbicara’ dengan Sang Maha Pencipta. Aku pun mencoba untuk memulai berdoa dengan detail. Berdoa, berdoa dan tentu saja sambil berusaha.
Tak seberapa lama, sekitar tiga bulan, aku mendapatkan apa yang aku mau, apa yang selama ini aku minta dengan detail ke Allah. Alhamdulillah…
![]() |
||
About Me
Online store penyedia busana muslim anak dan dewasa, batik anak dan dewasa, mukenah anak dan dewasa. YM id: tradisionalindo sms: +6285731284579 phone: +6231-71348784 email: support.muslimah@gmail.com Recent Posts
Tempat Main
|
Tuesday, July 17, 2007Berdoa dengan Detailbaca selengkapnya |
|
| :: Smart, Wise, Religious and Competence: Berdoa dengan Detail - Designed by Bunga Ayesha :: | ||








0 Comments:
Post a Comment
<< Home